Memotret Perkembangan Usaha E-Commerce Di Indonesia - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Boyolali

Sebagai upaya meningkatkan kualitas data dan pelayanan kami kepada Anda mohon mengisi Survei Kebutuhan Data (SKD) melalui link: https://skd.bps.go.id/skd/s/3309

Silahkan berikan saran dan pengaduan Anda kepada kami melalui link http://s.bps.go.id/pengaduanboyolali

KABAR GEMBIRA!! Layanan Online Statistik Terpadu BPS Kabupaten Boyolali (YANTI) bisa melalui WhatsApp (chat only): 0851-7160-3309, email: [email protected] dengan subject Pelayanan PST.

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Memotret Perkembangan Usaha E-Commerce Di Indonesia

Memotret Perkembangan Usaha E-Commerce Di Indonesia

Memotret Perkembangan Usaha E-Commerce Di Indonesia

8 Oktober 2024 | Kegiatan Statistik


Internet dan digitalisasi telah mengubah cara berinteraksi antar masyarakat, usaha, dan pemerintah. Dengan didukung teknologi dan infrastruktur yang semakin canggih, kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan dalam ekonomi berbasis digital telah mengubah pola supply dan demand para pelaku ekonomi dari berbagai sisi, seperti: pemasaran, pembelian, pendistribusian produk; pembayaran, dan sebagainya. Digitalisasi memungkinkan perdagangan barang dan jasa menjadi lebih besar, lebih mudah dan lebih bervariasi.

Kehadiran E-Commerce tidak hanya memberi andil dalam merubah pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat, namun juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi individu-individu untuk menjadi enterpreneur yang ke depannya diharapkan dapat memperluas lapangan pekerjaan. Tingginya potensi ekonomi digital telah mendorong pemerintah untuk terus memantau dan memperbaharui regulasi terkait E-Commerce. Untuk itu perlu ketersediaan data yang lebih lengkap dan dapat memetakan perkembangan E-Commerce di Indonesia, sebagai evidence based policy making dalam perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan.

Dalam rangka pemetaan E-Commerce di Indonesia, BPS melanjutkan pendataan E-Commerce berbasis usaha rumah tangga dan perusahaan untuk memperoleh gambaran perkembangan usaha E-Commerce di Indonesia, dari sudut pandang pelaku usaha E-Commerce. Metode pendataan E-Commerce yang akan dilakukan pada tahun 2024 adalah Go Digital, dengan berbasis CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing), sehingga data dan informasi dapat dikumpulkan secara cepat, mudah, dan akurat.

Survei E-Commerce Tahun 2024 dilaksanakan di seluruh provinsi, mencakup 365 kabupaten/kota. Usaha/perusahaan yang dicakup dalam survei ini adalah usaha yang menggunakan internet untuk penjualan barang dan/atau jasa dan terdapat transaksi penjualan melalui internet di tahun 2023. Kategori usaha yang dicakup adalah A, C, G, H, I, J, M, N, P (kecuali Pendidikan Formal), Q, R, dan S. Pendataan Survei E-Commerce Tahun 2024 dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu listing dari tanggal 1-14 Oktober 2024 dan pencacahan sampel dari tanggal 15 Oktober – 30 November 2024.

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Boyolali (Statistics of Boyolali Regency)Jl. Raya Boyolali-Solo Km. 2 Mojosongo Boyolali Jawa Tengah 57322

Telp (62-276) 323772

Mailbox : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik