BRIEFING PETUGAS SURVEI POLDIS, VDTW DAN VREST - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Boyolali

Sebagai upaya meningkatkan kualitas data dan pelayanan kami kepada Anda mohon mengisi Survei Kebutuhan Data (SKD) melalui link: https://skd.bps.go.id/skd/s/3309

Silahkan berikan saran dan pengaduan Anda kepada kami melalui link http://s.bps.go.id/pengaduanboyolali

KABAR GEMBIRA!! Layanan Online Statistik Terpadu BPS Kabupaten Boyolali (YANTI) bisa melalui WhatsApp (chat only): 0851-7160-3309, email: [email protected] dengan subject Pelayanan PST.

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

BRIEFING PETUGAS SURVEI POLDIS, VDTW DAN VREST

BRIEFING PETUGAS SURVEI POLDIS, VDTW DAN VREST

BRIEFING PETUGAS SURVEI POLDIS, VDTW DAN VREST

7 Juli 2020 | Kegiatan Statistik


Bulan Juli ini banyak kegiatan survei baru di Seksi Statistik Distribusi, khusunya dari Subseksi Niaga dan Jasa. Diantaranya ada Survei Pola Perdagangan Distribusi (POLDIS), Survei Daya Tarik Wisata (VDTW) dan Survei Restauran. Sebenarnya survei-survei tersebut merupakan survei rutin tahunan yang memang pelaksanaannya jatuh di bulan ini.

Pelaksanaan kegiatan Survei-survei di Seksi Statistik Distribusi BPS Kabupaten Boyolali dimulai dengan briefing petugas yang diadakan pada hari selasa, tanggal 7 Juli 2020. Briefing dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB dan diikuti oleh 5 peserta yang terdiri dari 3 orang mitra statistik 2 orang staf BPS Kabupaten Boyolali, sementara pemberi materi adalah Kasi Statistik Distribusi. Briefing dibuka oleh Kepala BPS Kabupaten Boyolali, Drs. Sugita, MM, yang berpesan kepada petugas untuk selalu menaati jadwal pelaksanaan dan SOP survei, serta tetap mengutamakan kualitas data. Diharapkan dengan adanya briefing ini, petugas bisa menghasilkan data yang lebih berkualitas dan akurat.

Survei Survei Pola Perdagangan Distribusi (POLDIS) bertujuan untuk mendapatkan pola distribusi perdagangan serta margin perdagangan dan pengangkitan, mulai dari produsen sampai dengan konsumen akhir. Komoditas strategis dipilih berdasarkan kriteria komoditas yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, komoditas yang mempunyai andil besar dalam pembentukan inflasi serta komoditas yang juga mempunyai andil besar dalam pembentukan Produk Domestik Bruto.

Kegiatan pariwisata merupakan mata rantai kegiatan yang sangat panjang dan luas dari berbagai kegiatan yang menampung penyerapan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja serta dapat mendorong kegiatan ekonomi lainnya. Disamping itu, kegiatan kepariwisataan akan memperluas pemerataan pembangunan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa serta memperkenalkan budaya bangsa. Untuk mendukung hal tersebut maka diperlukan data statistik dan informasi yang lengkap, cermat dan runtun. Diantaranya adalah data mengenai restoran dan rumah makan. Statistik restoran dan rumah makan yang disusun dari Survei restoran (VREST) memuat data-data yang menunjukkan perkembangan jumlah dan profil usaha retoran dan rumah makan, penyerapan tenaga kerja serta data-data lain yang terkait.

Selain itu, di sektor pariwisata data mengenai obyek wisata juga tidak kalah penting. Statistik obyek wisata yangh disusun melalui Survei Daya Tarik Wisata (VDTW) memuat data-data mengenai perkembangan jumlah dan profil usaha obyek wisata, penyerapan tenaga kerja serta karakteristik lain yang terkait.

Setelah selesai briefing, petugas diminta untuk menandatangani Pakta Integritas yang berisikan komitmen bersama petugas untuk menjaga integritas setiap penugasan, menjaga nama baik BPS, mematuhi semua SOP lapangan serta tidak bersedia untuk menerima gratifikasi/upeti dari siapapun terkait pelaksanaan survei. Ini sebagai upaya BPS Kabupaten Boyolali untuk selalu menumbuhkan jiwa integritas pegawai maupun mitra dalam melaksanakan setiap tugas yang diberikan.

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Boyolali (Statistics of Boyolali Regency)Jl. Raya Boyolali-Solo Km. 2 Mojosongo Boyolali Jawa Tengah 57322

Telp (62-276) 323772

Mailbox : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik